Resistensi.id – ALMAYADEEN TV berkabung atas gugurnya repoter dan juru kamera-nya, Farah Umar dan Rubai Al-Muammari akibat serangan rezim iblis rasis di Lebanon Selatan.
Koresponden saluran Al-Mayadeen Farah Omar, yang terbunuh hari ini, Selasa, dalam serangan Israel yang menargetkan pertemuan profesional media di desa Tair Harfa di Lebanon selatan, muncul.
Farah mengatakan dalam pesannya: “Perlawanan Islam memulai operasinya hari ini sejak dini hari sebagai respons terhadap penargetan rumah-rumah warga sipil kemarin. Perlawanan menegaskan bahwa mereka tidak akan menoleransi penargetan warga sipil, terutama karena pendudukan telah menerima setiap pukulan yang menyakitkan, dan setelah perlawanan melakukan 8 operasi kemarin.”
Hari ini, perlawanan menegaskan kembali penekanannya pada ketidakpatuhan…”
Dia mengakhiri pesannya dengan mengatakan: “Kami masih di dini hari, dan kami menunggu serta mengikuti perkembangan apa pun yang mungkin terjadi.”
Sumber : Almayadeen